Monday, July 20, 2026

Hang Seng Melonjak 2,3%, Saham Teknologi Pimpin Rebound

 


PT Rifan Financindo - Indeks Hang Seng melonjak 2,3% atau 551 poin ke level 25.115 pada perdagangan Senin (20/07). Penguatan ini menjadi rebound setelah pelemahan tajam pada Jumat, dengan saham teknologi dan konsumer menjadi penopang utama pergerakan pasar.

Sentimen investor membaik setelah Beijing meningkatkan upaya untuk menstabilkan pasar saham. Dua lembaga besar yang didukung pemerintah China mengumumkan pembelian saham baru, sementara regulator bersiap bertemu dengan pelaku utama industri untuk memperkuat kepercayaan terhadap aset China.

Aksi bargain hunting juga ikut mendorong penguatan Hang Seng setelah pasar global sebelumnya tertekan oleh aksi jual di sektor teknologi. Optimisme terhadap kinerja laba perusahaan turut memberi dukungan bagi minat investor terhadap aset berisiko.

Beberapa saham utama mencatat penguatan solid. Tencent naik 1,7%, Semiconductor Manufacturing International Corporation menguat 4,3%, Xiaomi bertambah 1,3%, Kingboard Laminates melonjak 5,4%, dan Shanghai Iluvatar CoreX naik 3,6%.

Dari sisi dampak market, rebound Hang Seng menunjukkan minat investor terhadap saham China mulai pulih, terutama setelah adanya dukungan dari Beijing. Namun, pasar masih tetap berhati-hati karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat memengaruhi harga energi dan inflasi global. Jika risiko tersebut meningkat, reli saham Hong Kong berpotensi tertahan oleh sentimen global yang kembali defensif. (asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Sunday, July 19, 2026

Kekhawatiran Valuasi AI Tekan Bursa Hong Kong

 


Rifan Financindo - Indeks Hang Seng melemah pada perdagangan Jumat dengan penurunan sekitar 1,0% atau 250 poin ke level 24.765. Koreksi tersebut mengikuti pelemahan luas di pasar saham Asia setelah aksi jual saham semikonduktor Amerika Serikat menekan sentimen investor.

Tekanan muncul setelah saham-saham teknologi di Wall Street turun pada perdagangan sebelumnya. Investor kembali mempertanyakan apakah belanja modal besar-besaran untuk pengembangan kecerdasan buatan mampu menghasilkan keuntungan yang cukup untuk membenarkan tingginya valuasi perusahaan terkait AI.

Selera terhadap aset berisiko turut melemah akibat kenaikan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa bank sentral global akan tetap berhati-hati dalam menurunkan suku bunga karena tekanan harga berpotensi kembali meningkat.

Investor juga memilih menahan transaksi menjelang rilis data ekonomi Amerika Serikat dan laporan keuangan perusahaan. Sejumlah saham yang mencatat penurunan tajam antara lain Knowledge Atlas sebesar 14,9%, Tencent 1,0%, SMIC 4,1%, Kingboard Laminates 5,8%, dan Lenovo 2,3%.

Dampak terhadap Pasar :

Pelemahan Hang Seng menunjukkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap saham teknologi dan perusahaan yang berkaitan dengan kecerdasan buatan. Saham semikonduktor berpotensi menghadapi tekanan lanjutan apabila kekhawatiran mengenai valuasi tinggi dan pengembalian investasi AI terus berlanjut.

Kenaikan harga minyak juga dapat memperbesar tekanan inflasi dan mengurangi peluang penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Kondisi ini berpotensi menekan saham pertumbuhan, sementara sektor energi dan perusahaan yang diuntungkan oleh harga komoditas tinggi dapat bergerak lebih kuat.(CP) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Thursday, July 16, 2026

Hang Seng Tembus 25.000, Alibaba Memimpin

 


PT Rifan - Indeks Hang Seng kembali menguat hari Kamis (16/7) berturut-turut pada perdagangan Hong Kong. Indeks naik 1,3% atau 327,5 poin ke level 25.008,60, sekaligus mencatat penutupan tertinggi sejak 4 Juni.

Penguatan ini menunjukkan sentimen investor terhadap pasar Hong Kong masih cukup solid. Kenaikan indeks juga didukung oleh pergerakan mayoritas saham yang berada di zona hijau sepanjang perdagangan.

Alibaba Group menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan Hang Seng setelah sahamnya menguat 3,1%. Kenaikan Alibaba membantu memperkuat sektor perdagangan dan industri yang menjadi pemimpin penguatan pada hari ini.

Sementara itu, Pop Mart International mencatat kenaikan terbesar di indeks setelah melesat 6,9%. Secara keseluruhan, 71 dari 93 saham dalam indeks Hang Seng ditutup menguat, sementara 22 saham melemah. Seluruh sektor bergerak naik, menandakan reli Hang Seng kali ini cukup merata.(asd) PT Rifan.

Sumber : NewsMaker

Wednesday, July 15, 2026

Hang Seng Menguat, Z.ai Melonjak

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa Hong Kong dibuka menguat pada perdagangan Rabu (15/7), didorong oleh kenaikan saham teknologi dan minat beli yang kembali masuk ke pasar. Indeks Hang Seng naik 210 poin atau 0,87% ke level 24.551 pada awal sesi.

Sementara itu, Hang Seng China Enterprises Index menguat 49 poin atau 0,61% ke level 8.152. Hang Seng Tech Index juga naik 36 poin atau 0,78% ke level 4.716, menunjukkan sektor teknologi masih menjadi penopang utama pasar.

Saham teknologi besar ikut mendorong penguatan indeks. Tencent naik 2,4%, sementara Alibaba menguat 0,7%. Kenaikan kedua saham raksasa ini membantu memperkuat sentimen positif di awal perdagangan.

Saham startup kecerdasan buatan asal China, Z.ai, menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian setelah melonjak 6,2% pada awal sesi. Penguatan ini menunjukkan investor masih tertarik pada saham bertema AI di tengah membaiknya sentimen pasar Asia.(mrv)* PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Tuesday, July 14, 2026

Hang Seng Menguat, AIA Jadi Penopang

 


PT Rifan Financindo - Indeks Hang Seng kembali menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada perdagangan di Hong Kong. Indeks naik 0,5% atau 127,01 poin ke level 24.340,73, sekaligus mencatat penutupan tertinggi sejak 16 Juni.

Penguatan indeks terutama ditopang oleh AIA Group yang naik 2,4% dan menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan Hang Seng. Sementara itu, Aluminum Corp. of China mencatat kenaikan paling besar dengan lonjakan 9,6%.

Secara keseluruhan, sentimen pasar terlihat cukup positif. Dari 93 saham dalam indeks, sebanyak 70 saham menguat dan hanya 20 saham yang melemah. Seluruh sektor bergerak naik, dengan saham perdagangan dan industri menjadi pemimpin penguatan.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Monday, July 13, 2026

Hang Seng Menguat, Saham Keuangan Jadi Penopang

 


Rifan Financindo - Indeks Hang Seng kembali menguat untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan di Hong Kong, Senin (13/07). Indeks naik 0,2% atau 38,6 poin ke level 24.213,72, sekaligus mencatat penutupan tertinggi sejak 17 Juni 2026.

Penguatan indeks terutama ditopang oleh saham sektor keuangan. Industrial & Commercial Bank of China atau ICBC menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan Hang Seng setelah sahamnya menguat 2,6%. Sementara itu, China Hongqiao Group mencatat kenaikan terbesar dalam indeks dengan lonjakan 3,6%.

Dari total 93 saham anggota indeks, sebanyak 52 saham bergerak naik, sementara 37 saham melemah. Secara sektoral, 2 dari 4 sektor utama mencatat penguatan, dengan saham-saham keuangan menjadi pemimpin kenaikan pada sesi tersebut.

Dalam lima hari terakhir, Hang Seng telah menguat 2,5%, meskipun masih turun 2% dalam 30 hari terakhir. Jika dibandingkan dengan posisi tertingginya dalam 52 minggu terakhir pada 29 Januari 2026, indeks masih berada 13,7% lebih rendah. Namun, dari titik terendah pada 26 Juni 2026, Hang Seng sudah pulih sekitar 7,5%.

Secara valuasi, Hang Seng diperdagangkan dengan rasio price-to-earnings 12,6 kali berdasarkan laba berjalan dan sekitar 11 kali berdasarkan estimasi laba tahun depan. Dividend yield indeks berada di 3,1%, sementara total kapitalisasi pasar seluruh anggotanya mencapai HK$28,8 triliun. Penurunan volatilitas 30 hari ke 21,37% juga menunjukkan tekanan pasar mulai sedikit mereda. (asd) Rifan Financindo.


Sumber : Newsmaker

Sunday, July 12, 2026

Saham Hong Kong Menguat, 74 Emiten Hang Seng Bergerak Naik

 


PT Rifan - Indeks Hang Seng menguat 0,6% ke level 24.175,12 pada perdagangan di Hong Kong Jumat (10/07). Kenaikan ini terjadi setelah indeks sebelumnya melemah 0,7% pada sesi perdagangan terakhir.

Alibaba Group Holding menjadi kontributor terbesar terhadap penguatan indeks setelah sahamnya naik 2,0%. Sementara itu, CK Hutchison Holdings mencatat kenaikan paling besar dengan lonjakan 7,5%.

Penguatan bursa Hong Kong terlihat cukup merata. Sebanyak 74 dari 93 saham dalam indeks Hang Seng bergerak naik, sementara 16 saham melemah. Seluruh sektor ditutup lebih tinggi, dipimpin oleh saham perdagangan dan industri.

Sepanjang pekan ini, Hang Seng telah menguat 3,5% dan berpotensi mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak pekan yang berakhir pada 24 Oktober. Meski demikian, dalam 52 pekan terakhir indeks hanya naik 0,6%, jauh tertinggal dibandingkan MSCI AC Asia Pacific Index yang menguat 34% pada periode yang sama.

Dari sisi dampak market, penguatan Hang Seng menunjukkan membaiknya minat investor terhadap saham Hong Kong, terutama pada sektor perdagangan, industri, dan saham teknologi besar seperti Alibaba. Namun, indeks masih berada 13,8% di bawah level tertinggi 52 pekan pada 29 Januari 2026, sehingga ruang pemulihan masih perlu dikonfirmasi. Volatilitas 30 hari yang turun ke 21,50% juga memberi sinyal tekanan mulai mereda, tetapi sentimen global dan arus dana asing tetap menjadi faktor penting bagi arah pasar berikutnya. (asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker