PT Rifan - Saham Hong Kong melemah pada awal perdagangan Jumat, berbalik arah setelah penguatan sesi sebelumnya, seiring bursa kembali dibuka pasca libur Tahun Baru Imlek. Indeks acuan turun 233 poin atau 0,9% ke 26.469, dengan investor kembali mengambil posisi defensif di tengah sentimen global yang melemah.
Tekanan sentimen datang dari dua arah. Pertama, bursa China daratan masih tutup sepanjang pekan, sehingga arus perdagangan regional cenderung lebih tipis. Kedua, selera risiko global ikut menurun setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan gejolak di Wall Street semalam, menyusul pelemahan tajam saham-saham private equity yang mengguncang pasar.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menunggu rilis tingkat pengangguran Januari pada Jumat ini, setelah tiga periode beruntun berada di 3,8%. Meski demikian, pelemahan indeks tertahan oleh optimisme bahwa permintaan perjalanan dan belanja di China selama periode Spring Festival tetap solid, yang dinilai bisa memberi dukungan pada konsumsi dan aktivitas ekonomi.
Di bursa, saham teknologi dan konsumer memimpin penurunan Hang Seng, meski sebagian tertahan oleh penguatan di sektor properti dan keuangan. Saham yang paling menekan antara lain Pop Mart (-3,3%), Xiaomi (-3,2%), Kuaishou Tech (-3,0%), dan Tencent (-2,3%). Secara mingguan, pasar masih berada di jalur melemah sekitar 0,6% sejauh ini.(asd) PT Rifan.
Sumber: Newsmaker.idSumber : NewsMaker