PT Rifan - Indeks Hang Seng melemah 1,2% dan ditutup di 26.559,95 pada perdagangan Hong Kong hari Jumat (6/2). Penurunan ini membawa indeks Hang Seng ke level penutupan terendah sejak 20 Januari, setelah sehari sebelumnya masih sempat menguat tipis 0,1%—tanda pasar mulai kehilangan tenaga dan masuk fase koreksi.
Tekanan jual terlihat menyebar sejak awal sesi, dengan investor cenderung mengurangi eksposur ke aset berisiko. Meski tidak ada satu faktor tunggal yang dominan, pola pergerakan hari ini menunjukkan pasar sedang melakukan “reset” setelah reli, terutama di saham-saham besar yang selama ini jadi penopang indeks.
Saham AIA Group Ltd. menjadi kontributor terbesar pelemahan indeks sekaligus mencatat pergerakan paling tajam, turun 5,5%. Pelemahan AIA memberi dampak signifikan karena bobotnya besar di indeks, sehingga penurunan satu saham ini saja sudah cukup “menarik” Hang Seng ke bawah.
Secara breadth, pasar jelas condong negatif: 52 dari 88 saham di indeks berakhir turun, sementara 33 saham berhasil menguat. Komposisi seperti ini biasanya menggambarkan tekanan jual yang lebih “merata”, bukan sekadar koreksi di satu-dua saham saja.
Semua sektor tercatat melemah, dengan penurunan dipimpin oleh saham-saham keuangan. Ketika sektor finansial melemah serentak, pasar biasanya sedang menilai ulang prospek pertumbuhan, risiko suku bunga, atau valuasi—dan ini sering membuat pergerakan indeks jadi lebih berat karena sektor ini punya pengaruh besar terhadap arah Hang Seng. (Arl) PT Rifan.
Sumber : NewsMaker