Wednesday, August 5, 2026

Indeks Hang Seng Ditutup Menguat Ditopang Alibaba

 



Rifan Financindo - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,2% ke level 25.915,82, membalik sebagian penurunan 0,6% pada sesi sebelumnya. Pergerakan ini sejalan dengan data pasar yang menunjukkan indeks utama Hong Kong naik sekitar 0,2% pada perdagangan 5 Agustus.

Alibaba menjadi penopang terbesar indeks setelah sahamnya naik 1,8%. Sementara itu, CMOC Group mencatat kenaikan tertinggi dengan lonjakan 8,7%. Dari 93 saham anggota indeks, sebanyak 47 menguat, 44 melemah, dengan sektor perdagangan dan industri menjadi satu-satunya sektor yang bergerak positif.

Analisis Newsmaker: Kenaikan Hang Seng masih terbatas karena penguatan pasar belum merata. Alibaba dapat menjaga momentum indeks, tetapi Hang Seng perlu menembus area 26.000 untuk membuka peluang reli lanjutan. Jika gagal bertahan di atas 25.800, indeks berisiko kembali menguji 25.600–25.500.(yds) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Tuesday, August 4, 2026

Ketegangan Iran Tekan Hang Seng

 


PT Rifan - Bursa saham Hong Kong ditutup melemah pada perdagangan Selasa (4/8) karena investor kembali berhati-hati terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah. Indeks Hang Seng turun 0,6% atau 156,48 poin ke level 25.852,92, sedangkan Hang Seng China Enterprises Index melemah 0,9% menjadi 8.574,26.

Sentimen pasar memburuk setelah Amerika Serikat dan Iran memberikan pernyataan berbeda mengenai proses diplomasi. Ketidakjelasan tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan Selat Hormuz, salah satu jalur utama pengiriman energi dunia.

Harga minyak kembali naik setelah muncul laporan serangan terhadap kapal di sekitar jalur strategis tersebut. Kondisi ini membuat investor khawatir konflik dapat kembali mengganggu pasokan energi sekaligus meningkatkan tekanan inflasi global.

Pasar juga masih menilai prospek saham berbasis kecerdasan buatan setelah laporan keuangan perusahaan teknologi AS menunjukkan hasil kuat. Namun, valuasi saham yang sudah tinggi membuat investor Hong Kong belum berani melakukan pembelian secara agresif.

Saham HSBC turun sekitar 1%, meskipun perusahaan melaporkan kenaikan laba dan hasil yang melampaui perkiraan. HSBC mencatat pertumbuhan laba semester pertama, menaikkan proyeksi pendapatan bunga bersih, serta kembali menjalankan program pembelian saham.

Analisis Newsmaker: Hang Seng masih rawan tertekan selama ketidakpastian AS–Iran dan risiko gangguan Selat Hormuz bertahan. Sentimen terhadap saham teknologi dapat membatasi penurunan, tetapi pasar membutuhkan kepastian geopolitik dan penguatan laba perusahaan untuk kembali melanjutkan reli.(yds) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, August 3, 2026

Indeks Hang Seng Ditutup Kuat, Alibaba Terbang

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Hong Kong ditutup menguat pada perdagangan Senin (3/8) setelah investor menyambut tanda meredanya ketegangan di Timur Tengah. Indeks Hang Seng naik 0,5% atau 124,97 poin ke level 26.009,40, sementara Hang Seng China Enterprises Index bertambah 0,5% menjadi 8.652,15.

Sentimen pasar membaik setelah harga minyak turun lebih dari 4%. Penurunan terjadi usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan perundingan dengan Iran akan berlangsung pada Senin, sehingga meningkatkan harapan tercapainya kesepakatan dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Investor juga masih mencermati prospek belanja kecerdasan buatan setelah laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi besar AS. Minat terhadap saham AI tetap kuat, meski valuasi yang sudah tinggi membuat pelaku pasar lebih berhati-hati.

Dari sisi ekonomi, Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan mengatakan ekonomi tumbuh 5,1% sepanjang semester pertama, melampaui perkiraan. Permintaan produk AI, ketahanan sektor jasa keuangan, dan meningkatnya jumlah wisatawan diperkirakan menopang pertumbuhan pada semester kedua.

Saham Alibaba menjadi penggerak utama setelah melonjak 7%. Kenaikan terjadi usai perusahaan meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI tercanggihnya. Analisis Newsmaker: Hang Seng berpeluang mempertahankan momentum selama sentimen geopolitik membaik dan saham teknologi tetap kuat, meski aksi ambil untung dapat muncul setelah kenaikan cepat.(yds) PT Rifan Financindo Berjangka.

Sumber : NewsMaker

Sunday, August 2, 2026

Alibaba Mengangkat Penguatan Hang Seng!

 


PT Rifan Financindo - Indeks Hang Seng bergerak menguat tipis ke level 25.884,43 pada perdagangan Hong Kong pada Jumat (31/07). Kenaikan indeks terutama ditopang oleh saham Alibaba Group Holding yang melonjak 4,7% dan menjadi penyumbang terbesar terhadap penguatan pasar.

Saham Laopu Gold mencatat kenaikan paling tinggi dengan lonjakan 10,1%. Namun, penguatan pasar belum merata karena hanya 31 dari 93 saham dalam indeks yang naik, sementara 61 saham lainnya bergerak melemah.

Dari empat sektor utama, hanya dua sektor yang mencatat penguatan. Saham perdagangan dan industri menjadi pemimpin kenaikan, sementara tekanan pada sektor lain membatasi pergerakan Hang Seng.

Sepanjang bulan ini, Hang Seng telah melonjak sekitar 13%. Indeks juga menguat 3,7% dalam sepekan dan berpeluang mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak awal Oktober.

Dalam 52 minggu terakhir, Hang Seng naik 4,5%, tetapi masih tertinggal dibandingkan indeks MSCI Asia Pasifik yang melesat 31%. Posisi Hang Seng saat ini juga masih sekitar 7,7% di bawah level tertinggi tahunannya.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Thursday, July 30, 2026

Indeks Hang Seng Lanjut Menguat

 


PT Rifan Financindo - Indeks Hang Seng menguat untuk hari keempat berturut-turut pada perdagangan Kamis (30/7) Hong Kong. Indeks naik 0,2% atau 50,96 poin menjadi 25.858,88, sekaligus mencatat penutupan tertinggi sejak 2 Juni.

Saham sektor keuangan menjadi penopang utama kenaikan pasar. AIA Group memberikan kontribusi terbesar setelah sahamnya menguat 1,9%.

New Oriental Education & Technology mencatat kenaikan terbesar dengan lonjakan 18,8%. Secara keseluruhan, sebanyak 50 dari 93 saham dalam indeks ditutup menguat, sementara 39 saham melemah.

Penguatan selama empat sesi menunjukkan sentimen pasar Hong Kong masih cukup positif. Namun, kenaikan yang terbatas menandakan investor tetap berhati-hati menghadapi perkembangan ekonomi China, kebijakan suku bunga global, dan laporan keuangan perusahaan.(yds) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Wednesday, July 29, 2026

Saham Teknologi Melaju, Hang Seng Ditutup Naik 2%

 


Rifan Financindo - Bursa saham Hong Kong ditutup menguat pada perdagangan Rabu (29/7), dipimpin kenaikan saham teknologi. Indeks Hang Seng naik 497,07 poin atau 2% ke level 25.807,92.

Indeks Hang Seng China Enterprises juga menguat 2,2% menjadi 8.623,52. Sementara itu, Hang Seng TECH melonjak hampir 3% meskipun kekhawatiran terhadap tingginya valuasi saham kecerdasan buatan masih membayangi pasar Asia.

Investor menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve serta laporan keuangan Microsoft dan Meta. Pasar akan mencermati prospek belanja AI untuk melihat apakah tingginya investasi teknologi masih dapat dipertahankan.

The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga pada pertemuan kali ini. Namun, sebagian investor masih melihat peluang kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun, sehingga sentimen pasar tetap berhati-hati.

Saham BAIC Motor naik hampir 4% meskipun memperkirakan rugi bersih semester pertama sebesar 1,55 miliar hingga 1,65 miliar yuan. Pop Mart International juga menguat lebih dari 2% setelah membuka toko baru dan gerai Pop Bakery pertamanya di luar negeri, berlokasi di Sentosa, Singapura.(yds) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Tuesday, July 28, 2026

Bursa Hong Kong Menguat Jelang Pertemuan Bank Sentral

 


PT Rifan - Bursa saham Hong Kong ditutup menguat pada perdagangan Selasa (28/7) seiring investor menantikan sejumlah pertemuan bank sentral dan laporan keuangan perusahaan teknologi besar Amerika Serikat. Indeks Hang Seng naik 103,67 poin atau 0,4% ke level 25.310,85.

Indeks Hang Seng China Enterprises juga menguat 70,87 poin atau 0,9% menjadi 8.436,25. Saham-saham teknologi Hong Kong menunjukkan daya tahan lebih baik dibandingkan pasar regional, meskipun kekhawatiran terhadap besarnya belanja kecerdasan buatan kembali memicu tekanan pada saham produsen cip global.

Sentimen pasar turut ditopang optimisme terhadap perkembangan industri semikonduktor China. Antusiasme meningkat setelah debut CXMT Corp. di Shanghai serta laporan mengenai kemajuan China dalam mengembangkan teknologi mesin litografi immersion DUV produksi dalam negeri.

Di antara saham individual, Keymed Biosciences turun hampir 6%. Pelemahan terjadi meskipun perusahaan melaporkan uji klinis fase ketiga global bersama AstraZeneca berhasil mencapai sasaran utama pada pasien kanker lambung stadium lanjut dengan positif.(yds) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker