Sunday, August 23, 2026

Hang Seng Drops 1% as Investors Await US CPI

 


PT Rifan Financindo Berjangka - The Hang Seng Index fell approximately 1%, or 259 points, to 25,390 during Wednesday's trading (August 12). Pressure stemmed from fading hopes for a US-Iran deal and investor caution ahead of the release of US inflation data.

A rise in oil prices to a one-week high also weighed on sentiment. Tensions around the Strait of Hormuz reignited concerns regarding inflation and global growth, while a decline on Wall Street during the previous session added pressure to Asian markets.

Hong Kong technology stocks remained a primary drag on the market. Investors are now awaiting Tencent's second-quarter earnings report to gauge developments in its gaming, advertising, and AI investment businesses. Tencent shares fell about 2.3%, while Kuaishou dropped 1.6% and Meituan declined 2.3%.

Meanwhile, plans to expand the Hang Seng Tech Index from 30 to 50 constituents are attracting attention, as this could increase the index's exposure to emerging sectors such as artificial intelligence and robotics.

Hong Kong's IPO market also remains in the spotlight. Shein is reportedly preparing for a listing in Hong Kong, a move that could help sustain optimism regarding the city's capital market activity.

Newsmaker Analysis: The Hang Seng remains under pressure as long as tech stocks fail to recover and geopolitical risks stay elevated. US CPI stands as the next major catalyst. Cooler inflation could help improve sentiment toward growth and tech stocks, whereas a hot CPI reading could strengthen the dollar and bond yields, prolonging the pressure on the Hang Seng. (asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Source : NewsMaker


Thursday, August 20, 2026

Hang Seng Menguat, Saham Teknologi dan Kesehatan Jadi Penopang

 


PT Rifan Financindo - Indeks Hang Seng menguat sekitar 0,8% atau 188 poin ke level 25.685 pada perdagangan Kamis. Kenaikan dipimpin oleh saham teknologi dan kesehatan yang berhasil mendorong sentimen pasar Hong Kong tetap positif.

Sektor kesehatan dan bioteknologi menjadi salah satu penggerak utama. Everest mencatat kinerja menonjol setelah laporan pendapatan semester pertama naik 157,3% secara tahunan menjadi RMB1,15 miliar, sekaligus membukukan laba bersih non-IFRS sebesar RMB97,2 juta. Pertumbuhan terutama ditopang oleh produk pengobatan penyakit ginjal NEFECON.

Saham teknologi juga bergerak menguat. Tencent melaporkan belanja modal kuartal kedua melonjak 176% secara tahunan menjadi RMB52,8 miliar, seiring peningkatan investasi pada kecerdasan buatan. Pendapatan Tencent naik 11%, sementara laba yang disesuaikan tumbuh sekitar 9%.

Sentimen pasar juga mendapat dukungan dari keputusan China mempertahankan suku bunga Loan Prime Rate (LPR). LPR tenor satu tahun tetap di 3,00%, sementara tenor lima tahun dipertahankan di 3,50%, sesuai ekspektasi pasar.

Di luar Tiongkok, penurunan imbal hasil obligasi global juga meningkatkan selera risiko. Yield Treasury AS mereda setelah Departemen Keuangan AS menggandakan program buy utangback jangka panjang. Di antara saham yang menguat, Tencent naik 0,8%, Xiaomi 2,7%, GenScript Biotech 8,3%, SMIC 1,5%, dan WuXi Biologics 4,6%.

Analisis Newsmaker: penguatan Hang Seng menunjukkan sentimen terhadap saham teknologi dan kesehatan masih cukup kuat, terutama setelah laporan kinerja korporasi yang solid dan turunnya yield global. Selama indeks mampu bertahan di area 25.500–25.600, peluang untuk melanjutkan kenaikan tetap terbuka. Namun, pasar masih perlu mencermati perkembangan ekonomi Tiongkok dan arah menghasilkan global sebagai katalis berikutnya.(asd) PT Rifan Financindo.

Sumber : NewsMaker


Wednesday, August 19, 2026

Hang Seng Bergerak Tipis, Sektor Keuangan Jadi Penopang

 


Rifan Financindo - Indeks Hang Seng bergerak sedikit menguat pada perdagangan Rabu (19/08) dan berada di sekitar level 25.495,07. Pergerakan indeks masih terbatas, tetapi sentimen pasar cenderung positif karena sebagian besar sektor berhasil berada di zona hijau.

Sektor keuangan menjadi pendorong utama penguatan pasar Hong Kong. Tiga dari empat sektor utama mencatat kenaikan, sementara 55 dari 93 saham Hang Seng bergerak naik dan 36 saham melemah, menunjukkan breadth pasar relatif positif.

Xiaomi menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap kenaikan indeks setelah sahamnya menguat sekitar 4,8%. Sementara itu, Hong Kong & China Gas mencatat kenaikan terbesar dengan lonjakan sekitar 7,4%.

Analisis Newsmaker: Hang Seng masih berada dalam fase konsolidasi meskipun mayoritas saham bergerak positif. Dukungan dari sektor keuangan dan penguatan saham besar seperti Xiaomi membantu menjaga indeks di atas area 25.400, tetapi breakout yang lebih kuat tetap dibutuhkan untuk membuka ruang kenaikan berikutnya.(asd) Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker

Tuesday, August 18, 2026

Hang Seng Bergerak Tipis, Alibaba Jadi Penopang Utama

 

PT Rifan - Indeks Hang Seng bergerak relatif datar pada perdagangan Selasa (18/08) dan berada di sekitar level 25.471,15. Pasar Hong Kong belum menunjukkan arah yang kuat karena kenaikan sejumlah saham besar masih diimbangi tekanan pada sebagian besar konstituen indeks.

Alibaba menjadi kontributor terbesar terhadap penguatan Hang Seng setelah sahamnya naik sekitar 3,7%. Wuxi Biologics mencatat kenaikan paling besar dengan lonjakan sekitar 5,2%, membantu menahan indeks tetap berada di zona positif.

Meski indeks menguat tipis, breadth pasar masih cenderung lemah. Dari 93 saham yang tergabung dalam Hang Seng, sebanyak 41 saham menguat sementara 50 lainnya mengalami penurunan, menunjukkan tekanan jual masih cukup luas.

Tiga dari empat sektor utama bergerak positif, dipimpin saham perdagangan dan industri. Namun, penguatan yang terkonsentrasi pada beberapa saham berkapitalisasi besar membuat kenaikan indeks secara keseluruhan tetap terbatas.

Analisis Newsmaker: Hang Seng masih berada dalam fase konsolidasi karena penguatan Alibaba belum diikuti buyer secara merata. Selama indeks mampu mempertahankan area 25.400–25.500, peluang rebound masih terbuka. Namun, jika tekanan jual semakin luas, area psikologis 25.000 berpotensi kembali menjadi support penting.(asd) PT Rifan.


Sumber : NewsMaker


Monday, August 17, 2026

Hang Seng Bangkit 1,3%, AIA Group Pimpin Penguatan

 


PT Rifan Financindo Berjangka - Indeks Hang Seng menguat 1,3% pada perdagangan Senin dan ditutup di level 25.453,23. Kenaikan tersebut menjadi yang terbesar sejak akhir Juli sekaligus menandai rebound setelah indeks terkoreksi 1,1% pada sesi sebelumnya.

AIA Group menjadi kontributor terbesar terhadap penguatan indeks dengan kenaikan sekitar 4,3%. Sementara itu, Orient Overseas International mencatat performa paling kuat dalam perdagangan hari ini setelah sahamnya melonjak sekitar 7,3%.

Penguatan berlangsung cukup luas di pasar Hong Kong. Dari 93 saham yang tergabung dalam Hang Seng, sebanyak 68 saham ditutup naik, sementara 24 saham mengalami penurunan. Seluruh sektor juga bergerak positif dengan sektor perdagangan dan industri memimpin kenaikan.

Kondisi tersebut menunjukkan minat beli mulai kembali setelah tekanan yang terjadi pada beberapa sesi sebelumnya. Penguatan yang tersebar di berbagai sektor juga membuat rebound Hang Seng tidak hanya bergantung pada satu kelompok saham.

Analisis Newsmaker: Kembalinya buyer setelah koreksi sebelumnya menjadi sinyal positif jangka pendek bagi Hang Seng. Kemampuan indeks mempertahankan area 25.000 akan menjadi perhatian utama, sementara kelanjutan penguatan masih bergantung pada sentimen saham China, data ekonomi domestik, serta perkembangan risiko geopolitik global.(asd) PT Rifan Financindo Berjangka.


Sumber : NewsMaker


Thursday, August 13, 2026

Hang Seng Turun Hari Ketiga, Tencent Jadi Penghalang

 


PT Rifan Financindo - Indeks Hang Seng kembali melemah pada perdagangan Kamis (13/08) dan mencatat penurunan untuk hari ketiga berturut-turut. Indeks turun 0,2% atau sekitar 43,66 poin ke level 25.396,51, sekaligus menjadi penutupan terendah sejak 28 Juli.

Tekanan terbesar datang dari Tencent Holdings yang merosot 4,5% dan menjadi kontributor utama pelemahan indeks. China Hongqiao Group mencatat penurunan paling tajam dengan koreksi sekitar 7,1%, sementara sektor perdagangan dan industri menjadi kelompok yang paling banyak membebani pasar.

Secara keseluruhan, 57 dari 93 saham anggota Hang Seng ditutup melemah, sedangkan 33 saham menguat. Pelemahan yang cukup luas menunjukkan sentimen investor masih berhati-hati, dengan tekanan pada saham berkapitalisasi besar membuat Hang Seng sulit keluar dari tren koreksi jangka pendek.(asd) PT Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker


Wednesday, August 12, 2026

Hang Seng Turun 0,8%, Investor Waspadai CPI AS

 


Rifan Financindo - Indeks Hang Seng ditutup melemah sekitar 0,8% ke level 25.440 pada perdagangan Rabu. Tekanan datang dari memudarnya harapan terhadap kesepakatan AS-Iran serta sikap hati-hati investor menjelang rilis data inflasi terbaru Amerika Serikat.

Harga minyak yang naik ke level tertinggi dalam sekitar satu pekan ikut memperburuk sentimen. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan pertumbuhan global, sementara pelemahan Wall Street pada sesi sebelumnya turut memberi tekanan bagi pasar Hong Kong.

Saham teknologi masih menjadi pemberat utama. Investor menunggu laporan keuangan kuartal kedua Tencent untuk melihat perkembangan bisnis gaming, iklan, dan investasi kecerdasan buatan. Saham Tencent turun sekitar 2%, Meituan melemah 1,5%, Xiaomi turun 1,1%, dan Kuaishou terkoreksi 2,6%.

Di sisi lain, rencana memperluas Hang Seng Tech Index dari 30 menjadi 50 konstituen masih menjadi perhatian. Perubahan tersebut dinilai dapat meningkatkan eksposur indeks terhadap sektor berkembang seperti kecerdasan buatan dan robotika.

Aktivitas IPO Hong Kong juga tetap menjadi sorotan setelah Shein dikabarkan tengah mempersiapkan pencatatan saham di bursa Hong Kong. Hal ini membantu menjaga optimisme terhadap aktivitas pasar modal meski indeks utama sedang berada di bawah tekanan.(mrv)* Rifan Financindo.


Sumber : NewsMaker