Monday, August 24, 2020

5 Manfaat dari Mengonsumsi 2 Butir Telur Setiap Hari

Rifan Financindo - Selama ini telur hanya dianggap sebagai bahan makanan yang mengandung protein. Namun, ada banyak zat bermanfaat lainnya yang terkandung dalam sebutir telur.

Sejumlah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan menunjukkan bahwa telur bukan hanya makanan yang lezat, tetapi juga mampu menyehatkan tubuh hingga mempercantik diri.

Manfaat dari telur ini bisa Anda rasakan apabila mengonsumsinya sebanyak dua butir dalam satu hari. Dengan memakan dua telur secara rutin maka akan ada keajaiban yang dapat dirasakan.

Baca Juga :

Seperti dikutip dari laman Brightside.me, Senin (23/8/2020), berikut 5 manfaat yang dirasakan apabila mengonsumsi 2 telur sehari:

1. Penglihatan Akan Tajam
Penelitian yang dilakukan para ahli menunjukkan jika telur ayam kaya akan lutein. Zat ini akan bertanggung jawab pada penglihatan Anda.

Dengan mengonsumsi dua butir telur maka pasokan lutein akan tercukupi. Anda akan merasakan manfaat daya penglihatan yang tajam dan jelas.

Kesehatan mata Anda akan terus terjaga meski kondisi tubuh telah termakan usia. Jadi, kesehatan mata bukan hanya tergantung oleh wortel saja. Tetapi juga telur.

2. Membantu Penyerapan Kalsium
Telur juga kaya akan kandungan vitamin D yang baik bagi tubuh. Seperti yang kita tahu fungsi vitamin D adalah adalah untuk menjaga kesehatan tulang.

Dengan mengonsumsi telur, maka kondisi tulang dalam tubuh akan tetap terjaga. Vitamin D membantu kalsium lebih baik dalam menyerap dan memperkuat tulang dan gigi.

3. Menjaga Kesehatan Rambut, Kulit dan Hati
Ingin punya kulit halus dan rambut hitam berkilau?

Anda tak perlu repot-repot datang ke salon dan mengeluarkan banyak uang demi itu semua. Sebab, kesehatan kulit dan rambut bisa Anda jaga dengan makanan yang Anda konsumsi.

Dengan mengonsumsi dua butir telur setiap hari, maka rambut dan kulit Anda akan sehat, sebab ada vitamin B12 yang terkandung dalam telur.

Selain itu, kandungan fosfolipid yang terkandung dalam telur juga mampu membuang racun-racun yang ada di dalam hati.

4. Berat Badan Turun
Para ilmuan di Amerika Serikat sempat meneliti bahwa dengan menggabungkan diet rendah kalori dengan konsumsi telur sewaktu sarapan dapat menurunkan berat badan dua kali lebih cepat.

Ilmuan dari Negeri Paman Sam itu menyebut jika diet rendah kalori dengan konsumsi telur mampu membuat seseorang tahan lapar lebih lama.

5. Awet Muda
Tak perlu krim atau serum mahal, untuk terlihat lebih muda dari usia normal bisa dilakukan dengan makanan. Telur adalah jawabannya.

Hal ini telah dibuktikan oleh para ilmuan Belanda. Sekitar 87 persen wanita berusia 35 hingga 40 tahun, mengalami kemajuan dalam kesehatan kulitnya.

Bintik-bintik hitam pada wajah mereka hilang kafrena mengonsumsi telur secara rutin. Rifan Financindo.

 

Sumber : Liputan 6

Friday, August 21, 2020

Otak Anda Bisa Rusak Jika Terus Lakukan 6 Hal Sepele Ini

Adanya Gangguan Sinkronisasi Informasi Pada Otak

PT Rifan Financindo - Semakin bertambah usia maka semakin menurun daya ingat otak manusia. Selama ini, fenomena pikun hanya identik dengan mereka yang sudah lansia.

Namun faktanya, itu semua tak hanya terjadi pada mereka yang sudah lanjut usia. Bahkan, mereka yang masih muda rentan dengan hal itu.

Bukan hanya masalah penurunan daya ingat otak yang jadi ancaman. Ada banyak ancaman yang bisa membahayakan otak apabila Anda melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk.

Baca Juga :

 

Seperti dikutip dari laman Bamail.com, Jumat (14/8/2020), berikut 6 kebiasaan buruk yang sebabkan otak Anda rusak:

1. Merokok
Kita tahu rokok menyebabkan kanker, tetapi apakah Anda tahu bahwa nikotin yang membuat ketagihan di rokok dapat menyebabkan otak Anda mengecil?

Tidak hanya itu, tetapi penyusutan otak yang berkepanjangan dapat menyebabkan penyakit Alzheimer.
 

2. Jarang Berbicara
Introvert atau orang yang cenderung berbicara lebih sedikit, rentan menghadapi risiko kerusakan pada otak.

Percakapan intelektual adalah latihan untuk otak, seperti latihan gym adalah untuk meningkatkan massa otot. Oleh karenanya, latih otak Anda dengan berpikir dan salit tukar pendapat.
 

3. Tidak Makan Sarapan
Baik itu untuk diet atau untuk menghemat waktu, banyak orang memilih untuk melewatkan sarapan. Kebiasaan buruk ini harus segera ditinggalkan.

Bukan hanya dapat merusak lambung dan menyebabkan maag, melewatkan sarapan juga dapat membuat otak terganggu.

Otak membutuhkan nutrisi. Melewatkan sarapan menghilangkan otak dari nutrisi yang sangat dibutuhkan.

4. Terlalu Banyak Gula
Mengkonsumsi terlalu banyak gula akan mengganggu penyerapan nutrisi dan protein. Selain itu juga bisa menyebabkan malnutrisi.

Tubuh yang kekurangan gizi menghalangi perkembangan otak, jadi minimalkan jumlah makanan bergula dan minuman yang Anda konsumsi dan juga jangan berikan kepada anak-anak Anda.
 

5. Polusi Udara
Ini mungkin bukan kebiasaan, tetapi lokasi tempat tinggal yang mempengaruhi kesehatan. Biasanya polusi udara ada di kota-kota besar.

menghirup udara yang tercemar menyebabkan jumlah oksigen yang lebih rendah mencapai otak Anda, dan tanpa oksigen otak tidak dapat berfungsi.
 

6. Tidak Cukup Tidur
Tidur sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental Anda. Tidur malam yang nyenyak (8 jam) sangat penting untuk otak Anda.

Baru-baru ini diketahui bahwa otak membersihkan dirinya dari racun hanya selama siklus tidur yang cukup.

Kurang tidur juga mempercepat kematian sel-sel otak, yang dapat menyebabkan gangguan memori dan berkurangnya kemampuan. PT Rifan Financindo.


Sumber : Liputan 6

Tuesday, August 18, 2020

Asteroid Seukuran SUV Terpantau NASA Melintas Dekat Bumi

Asteroid yang panjangnya sekitar 3 hingga 6 meter, melintas di atas Samudra Hindia selatan pada Minggu pukul 04.08 GMT (AFP/NASA) 

 

Rifanfinancindo - Sebuah asteroid seukuran SUV melewati Bumi dengan jarak kurang lebih 2.950 km. Aktivitas benda langit ini menjadikanya sebagai asteroid terdekat yang pernah diamati melewati planet kita, kata NASA pada Selasa, 18 Agustus.

Jika bertabrakan dengan Bumi, asteroid bernama 2020 QG itu kemungkinan besar tidak akan menyebabkan kerusakan, demikian dikutip dari laman Channel News Asia, Rabu (19/8/2020).

"Malah akan hancur di atmosfer, menciptakan bola api di langit, atau meteor," kata Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga :

Asteroid yang panjangnya sekitar 3 hingga 6 meter, melintas di atas Samudra Hindia selatan pada Minggu pukul 04.08 GMT.

Objek itu bergerak dengan kecepatan hampir 12,3 km per detik, jauh di bawah orbit geostasioner sekitar 35.405 km di mana sebagian besar satelit telekomunikasi berada.

Asteroid itu pertama kali terekam enam jam setelah pendaratan Zwicky Transient Facility, sebuah teleskop di Palomar Observatory di California Institute of Technology.

Badan antariksa AS mengatakan bahwa asteroid berukuran serupa melewati Bumi pada jarak yang sama beberapa kali per tahun.

Tapi mereka sulit untuk direkam, kecuali mereka menuju langsung ke planet, dalam hal ini ledakan di atmosfer biasanya terlihat - seperti di Chelyabinsk, Rusia pada tahun 2013, ketika ledakan sebuah objek dengan panjang sekitar 20 meter.

Misi NASA
Salah satu misi NASA adalah memantau asteroid yang lebih besar yang sebenarnya bisa menjadi ancaman bagi Bumi, tetapi peralatan mereka juga melacak asteroid yang lebih kecil.

"Sangat keren melihat asteroid kecil datang sedekat ini, karena kita bisa melihat gravitasi bumi secara dramatis membelokkan lintasannya," kata Paul Chodas, direktur Pusat Studi Objek Dekat Bumi di NASA.

Menurut perhitungan JPL, asteroid berputar sekitar 45 derajat karena tarikan gravitasi Bumi. Rifanfinancindo.


Sumber : Liputan 6

6 Fakta Vaksin Sinovac yang Bakal Lawan Virus Corona di Indonesia

Banner Infografis Menguji Calon Vaksin Covid-19 Sinovac. (Liputan6.com/Trieyasni) 

Rifan Financindo - Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi lokasi uji klinis tahap ketiga vaksin sinovac. Vaksin untuk menghadapi virus corona ini tiba di Indonesia pada Minggu (19/7/2020).

Vaksin sinovac dipercaya menghasilkan antibodi di tubuh koresponden. Hal tersebut berdampak baik bagi upaya melawan virus corona yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, Desember 2019.

Sebab, dengan adanya antibodi itu, akan menghalangi SARS-CoV2 yang berupaya menginfeksi sel paru, proses awal virus merusak tubuh. Hasil penelitian melaporkan bahwa tidak ada efek samping parah yang terjadi pada subjek penelitian di tahap dua.

Baca Juga :

Dari tahap dua itu juga diketahui bahwa sistem kekebalan tubuh menginduksi untuk menetralisir antibodi dalam 14 hari setelah dilakukan vaksinasi.

Tim Cek Fakta Liputan6.com merangkum enam fakta tentang vaksin sinovac yang bakal melawan virus corona di Indonesia, yang dikutip dari berbagai sumber.

Fakta Vaksin Sinovac
1. Harga Vaksin
Bio Farma selaku calon produsen sudah menetapkan harga vaksin ini. Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto memperkirakan harga vaksin virus corona ini bakal dijual di angka Rp 73.250 hingga Rp 146.500 per dosis.

"Namun, kami belum mengeluarkan harga resminya. Itu baru ancer-ancer saja," katanya, seperti dikutip dari Kontan.

2. Waktu Pendistribusian
Melansir berita dari kompas.com, Ketua Ketua Konsorsium Penelitian dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi Ali Ghufron Mukti mengatakan, pihaknya butuh waktu satu tahun untuk memvaksin semua warga yang membutuhkan.

Perkiraan itu berdasarkan rumus yang menghitung orang yang membutuhkan vaksin virus corona. Formula ini diyakini Ali Ghufon, satu orang bisa menularkan virus ke tiga orang.

Kemudian, dikalikan dua pertiga jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta jiwa. Artinya, dibutuhkan 176 juta dosis vaksin virus corona.

3. Segera Mendapat Label Halal dari MUI
Bio Farma selaku calon produsen akan secepatnya melakukan sertifikasi halal kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto, mengatakan, vaksin ini menggunakan bahan baku halal. Tapi untuk spesifikasinya, itu merupakan kewenangan MUI.

"Mereka yang akan tentukan. Tentu kami akan lakukan sertifikasi," katanya di Bandung, Rabu (12/8).

Terkait proses, kata dia, akan tergantung sistemnya karena perlu dilihat proses dan lainnya. Bahkan tim Indonesia baik MUI atau POM, mesti ke Sinovac untuk mengaudit.

4. Ridwan Kamil Jadi Relawan Vaksin
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sudah mendaftarkan diri sebagai relawan vaksin virus corona. Dia punya alasan mendaftarkan diri sebagai relawan, yakni membendung berita hoaks soal covid-19.

"Supaya kita me-manage komunikasi publik juga dan mengurangi hoaks dan keresahan, saya, Pak Kapolda dan Pangdam juga mendaftarkan diri sebagai relawan dari 1600-an sehingga menurunkan spekulasi spekulasi dan provokasi yang tidak perlu," kata gubernur yang biasa disapa Kang Emil itu.

Dengan keikutsertaannya sebagai relawan, Kang Emil berharap tidak ada masyarakat yang meragukan vaksin sinovac. "Jadi biasanya vaksin itu tiga kali (uji klinis). Dua kali dites di negara produsennya, satu kali terakhir di negara yang akan membeli atau membutuhkan vaksin," ucapnya.

5. Relawan Dapat Asuransi
Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin covid-19 Eddy Fadlyana mengatakan, dalam pengujian ini pihaknya bekerjasama dengan PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 (Bumida) sebagai pemberi asuransi.

Lewat asuransi ini, keluhan kesehatan dari tingkat ringan sampai berat akan terlingkupi selama periode penelitian berlangsung.

"Jadi semua jenis penyakit ringan sampai berat selama periode penelitian," ujar Eddy, seperti dikutip dari detik.com.

Kesehatan peserta dipastikan tetap dipantau oleh petugas penelitian secara teratur selama jalannya penelitian, atau sekitar 6 bulan setelah pemberian vaksin terakhir. Selain itu, calon relawan juga akan mendapatkan pemeriksaan rapid test dan swab test secara gratis.

6. Selain Indonesia, Negara Mana yang Uji Coba Vaksin Sinovac?
Selain Indonesia, ada beberapa negara lainnya yang juga melakukan uji klinis tahap ketiga vaksin covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac. Beberapa negara tersebut ialah Bangladesh dan Brasil.

Bangladesh telah menyetujui uji klinis tahap kedua vaksin covid-19 Sinovac. Rencananya, uji klinis di Bangladesh akan dilakukan oleh Pusat Penelitian Penyakit Diarrheal Internasional di Bangladesh (ICDDR, B) pada bulan Agustus 2020 dengan melibatkan 4.200 relawan.

Sementara itu, Brasil juga dilaporkan akan ikut serta dalam uji klinis tahap ketiga tersebut. Badan Regulasi Kesehatan Brasil (ANVISA) yang bekerja sama dengan Pusat Penelitian Biologi di Brasil yakni Instituto Butantan telah memberikan izin uji klinis tahap ketiga tersebut. Rifan Financindo.


Sumber : Liputan 6

Thursday, August 13, 2020

Teori 'Misterius' Ungkap Hiu Hidup di Gunung Berapi Dalam Laut

bedah perut hiu

PT Rifan Financindo - Dengan lingkungan perairan yang bisa mencapai suhu tinggi, tentu terasa mustahil ada hewan bertahan hidup di sekitar gunung berapi dalam laut. Tapi, hal itu tampaknya tidak berlaku bagi hiu.

Belum lama ini, seperti dilansir dari Mashable, Jumat (14/8/2020) ada beberapa spesies hiu yang ternyata telah hidup di gunung berapi dalam laut aktif selama ini. Hiu yang dimaksud adalah hiu sutera dan hiu martil yang terlihat di gunung berapi Kavachi, Kepulauan Solomon.

"Saya pikir itu terdengar seperti film fiksi ilmiah. Ini penemuan yang menakjubkan," kata ahli ekologi kelautan Michael Heithaus.

Baca Juga :


Fenomena tersebut tentunya menarik perhatian para ilmuwan. Sebab, suhu tinggi bahkan bisa mendidih yang berada di perairan tersebut, jelas membuat tidak nyaman dijadikan 'rumah' bagi hewan laut. Di samping itu, gunung berapi bawah laut yang masih aktif, bisa kapan saja meletus.

Dengan penemuan hiu yang malah ada di sekitar gunung berapi bawah laut, itu mengindikasikan kalau predator laut tersebut dapat mengatasi persoalan yang ada.

Heithaus berteori bahwa kunci yang membuat hiu tetap hidup di bawah laut, karena ada kumpulan pori-pori yang ada pada moncong hewan satu ini, di mana itu memberikan semacam indera keenam untuk mendeteksi perubahan medan magnet planet.

Artinya, hiu akan mendeteksi aktivitas vulkanik sebelumnya dan dapat berenang ke tempat yang aman, apabila gunung berapi bawah laut itu akan meletus.

"Penelitian telah menunjukkan kepada kita bahwa mereka dapat mendeteksi badai dan siklon yang mendekat. Jadi, mereka mungkin dapat mendeteksi ketika sesuatu yang buruk akan terjadi dan menyingkir," sebut Heithaus.

Di samping itu, kondisi air keruh dampak dari aktivitas gunung berapi bawah laut, seakan-akan menjadi bonus bagi hiu untuk berburu.

Dari semua kemungkinan di atas, mengapa hiu berada di habitat ekstrim. Heithaus berpendapat bisa saja lingkungan gunung berapi bawah laut ini jadi tempat berlindung yang aman bagi mereka.

Ekosistem laut memang berbahaya sejak lama dan hiu merupakan sebagian spesies laut yang jumlahnya hampir punah akibat penangkapan ikan yang berlebihan.

"Anda tidak akan memancing di sekitar gunung berapi dan mungkin beberapa hiu yang lebih besar, yang merupakan predator, akan cenderung tidak pergi ke sana," ucapnya.

Secara keseluruhan, Heithaus mengatakan sebuah fakta begitu banyak hiu yang terlihat dalam waktu singkat di sekitar gunung berapi bawah laut itu, yang memang bisa jadi rumah aman bagi hewan ini.

"Jika itu bukan tempat yang bagus untuk hidup, mereka mungkin tidak akan ada di sana. Siapa yang tidak suka bak mandi air panas?," pungkasnya. PT Rifan Financindo.

 

Sumber : Detik

Wednesday, August 12, 2020

NASA Temukan Planet Gas Merah Muda yang Cantik

planet pink GJ 504b

Rifanfinancindo - NASA memiliki banyak instrumen pencari planet yang sering menemukan planet-planet unik di semesta. Kali ini mereka menyoroti planet gas GJ 504b yang terlihat sangat cantik karena warna merah mudanya yang mencolok.

Dikutip detikINET dari BGR, Kamis (13/8/2020) GJ 504b sebenarnya pertama kali ditemukan NASA pada tahun 2013 menggunakan data inframerah dari Subaru Telescope di Hawaii, AS. Tapi NASA kembali menyorot kehadiran planet cantik ini lewat blog terbarunya tentang exoplanet.

Dalam blog tersebut, NASA menjelaskan bahwa planet gas raksasa ini memiliki ukuran yang kurang lebih sama seperti Jupiter tapi dengan massa yang lebih besar. Planet ini mengelilingi bintang GJ 504 yang berjarak 57 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Virgo.

Baca Juga :

 

GJ 504b merupakan planet dengan massa terendah yang mengelilingi bintang seperti matahari. NASA mengatakan rahasia dari warna merah mudanya yang cantik adalah karena usianya yang terbilang masih muda.

Planet yang baru terbentuk biasanya memiliki temperatur yang sangat panas dan membutuhkan ratusan juta tahun untuk mulai mendingin. GJ 504b tidak memiliki waktu sebanyak itu sehingga permukaannya saat ini masih hangat dengan temperatur 237 Celcius.

Planet ini diperkirakan terbentuk 160 juta tahun yang lalu, masih cukup muda jika dibandingkan objek antariksa lainnya. Sebagai perbandingan, Bumi terbentuk 4,5 miliar tahun yang lalu.

Karena permukaannya masih hangat, planet ini mengeluarkan hawa panas yang terlihat merah muda, atau yang disebut NASA mirip seperti 'bunga sakura gelap' atau 'magenta kusam'.

Dengan jarak 57 tahun cahaya, GJ 504b sebenarnya tidak begitu jauh dari Bumi. Tapi tentu saja belum ada teknologi yang memungkinkan kita untuk mendatangi planet cantik ini secara langsung. Rifanfinancindo.


Sumber Detik

Tuesday, August 11, 2020

Besok Waktu Terbaik Amati Puncak Hujan Meteor Perseid

Tak hanya di Bosnia, hujan meteor perseid juga terjadi di Israel. Fenomena tersebut terjadi Selasa (13/8) dini hari waktu setempat.

Rifan Financindo - Puncak hujan meteor Perseid akan berlangsung pada 12-13 Agustus 2020. Bagi kalian pecinta astronomi, ini waktu terbaik mengamati hujan meteor Perseid melintas di angkasa.

Dinamakan dengan sebutan hujan meteor Perseid, karena fenomena alam tersebut berlangsung di titik radian konstelasi Perseus. Adapun, meteor tersebut bersumber dari komet raksasa 109P/Swift-Tuttle.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menuturkan bagi kalian yang ingin melihat puncak hujan meteor Perseid waktu terbaik menyaksikan dimulai tengah malam sampai fajar, tepatnya 24 menit sebelum Matahari terbit.

Baca Juga :

Saat puncak hujan meteor Perseid ini, akan terlihat 60-70 meteor tiap jam dengan kelajuan meteornya bisa mencapai 212.400 kilometer per jam.

Diketahui, hujan meteor Perseid ini merupakan agenda pertunjukan alam yang berlangsung pada tengah tahun. Hujan meteor berlangsung dari 17 Juli sampai 24 Agustus, tetapi puncaknya terjadi pada 12-13 Agustus 2020.

Bahkan, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) baru saja menangkap bola api yang datang dari hujan meteor Perseid. Benda antariksa tersebut tertangkap melesat di tengah malam. Rifan Financindo.

 

Sumber : Detik